Harga Gabah Sidrap Anjlok, Petani Duga Ada Permainan

oleh

SIDRAP – Musim panen telah tiba, namun petani di Sidrap harus menjual gabah dengan harga lebih murah dari biasanya. Beberapa petani mengaku resah pada musim panen jelang akhir bulan Februari 2018 karena harga gabah langsung anjlok.

Saat ini gabah menurut petani dijual dengan harga Rp4500-Rp4700 per kilogram. Padahal sebelumnya harga mencapai Rp5000-5100 per kilonya. Kekesalan petani ini pun banyak mendapat tanggapan warga.

Sebagian menduga ada permainan yang dilakukan oknum pihak ketiga. “Harga gabah anjlok begini tolong pemerintah turun tangan awasi. Kasihan kita petani,” kata Sanusi petani asal Bendoro. Harga gabah ini dikeluhkan karena berubah hanya setiap jam.

“Ini permaianan atau apa. Masa baru di jual 4.700 beberapa jam berikutnya turun lagi 4.500,” tambah Adi.

Sementara itu, Pemkab Sidrap membantah mengeluarkan larangan kepada pedagang luar untuk masuk di Sidrap. “Bupati tidak pernah mengeluarkan larangan kepada pedagang dari luar untuk melakukan pembelian gabah di seluruh wilayah Kabupaten Sidrap,” kata Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sidrap, Sudirman Bungi dalam rilisnya.