Fakta Ali Mochtar Ngabalin, Keluarga Besar Ada di Sidrap

oleh

JAKARTA, Nama Ali Mochtar Ngabalin jelang pemilihan presiden 2019 tak pernah sepi dari pemberitaan. Pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini sangat lantang bersuara di media.

Ada sejumlah fakta tentang sosok Ali Mochtar Ngabalin. Baik di masa lalu maupun saat ini yang kerap muncul di media.

Ngabalin saat ini menjabat Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden. Dia adalah mantan tim pemenangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa tahun 2014.

Untuk mengenali Ngabalin, tidak terlalu sulit. Dalam keseharian di mengenakan sorban putih.

1. Sorban Songkok To Bone
Melihat sepintas, Ali Mochtar Ngabalin memiliki ciri khas sorban putih. Namun, di balik sorban itu terdapat Songkok To Bone.

Songkok suku Bugis itu dibungkus oleh sorban putih. Sehingga biasanya hanya tampak jika dilihat dari atas.

2. Kelurga besar ada di Sidrap
Meski lahir di Fakfak, Papua, namun Ali Mochtar Ngabalin juga memiliki keluarga besar di Kabupaten Sidrap, Sulsel. Istrinya, Henny Muis, berasal dari Kota Rappang, Pancarijang, Kabupaten Sidrap.

Meski menetap di Jakarta, namun kerap ke Sidrap untuk bersilahturrahmi. Apalagi di momen Hari Raya.

3. Pernah menjadi kader Partai Bulan Bintang

Ngabalin mengawali karier politik sebagai kader PBB. Dia bahkan sempat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2004-2009. Pada 2010, Ngabalin keluar dari PBB dan menjadi kader Partai Golkar.

2. Mantan Jurkam Jusuf Kalla-Wiranto
Ngabalin menjadi juru kampanye Jusuf Kalla-Wiranto di pilpres 2009. Pilihan ini berbeda dengan arah politik PBB ketika itu yang mendukung Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Ngabalin mendukung JK dan Wiranto yang akhirnya kalah di pilpres 2009.

3. Kontroversial
Tak cuma jelang Pilprea 2019, Ngabalin melontarkan pernyataan kontroversial. Ngabalin saat mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di pilpres 2014 pernah melontarkan pernyataan “memdesak Allah”.

“Perjuangan yang kami lakukan tidak terhenti sampai di sini dan kami mendesak Allah SWT berpihak kepada kebenaran, berpihak kepada Prabowo-Hatta. Kami gemas, kapan Tuhan turunkan. Kami desak Allah turunkan bala tentaranya tolong Prabowo,” kata Ngabalin di Rumah Polonia, Minggu, 3 Agustus 2014. Pernyataan Ngabalin saat halalbihalal itu terekam dalam video berdurasi 6 menit 38 detik.

Loading...