Aktif Kampanyekan Bahaya HOAX, Ketua MUI Apresiasi Polres Sidrap

oleh

Usai dikunjungi oleh Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan di kediamannya, kali ini giliran ketua majelis ulama indonesia (MUI) Kabupaten Sidrap H. Patahuddin Sukkara menyambangi Mapolres Sidrap, Jalan Bau Massepe Nomor 1 Kelurahan Pangkajene Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Rabu (14/3/18) petang

Usai melaksanakan shalat magrib secara berjamaah di masjid Al ikhlas Polres Sidrap, Patahuddin sapaan ketua MUI cukup puas dan mengapresiasi langkah langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam hal ini Polres Sidrap untuk menangkal maraknya berita HOAX yang beredar akhir – akhir ini.

” Ini merupakan langkah nyata yang dilakukan oleh Polres Sidrap dalam upaya cegah berita tidak benar (HOAX) dan ujaran kebencian di media sosial (medsos) khususnya jelang pilkada. ” Ujar ketua MUI

“Kami sangat mendukung dan berharap sosialisasi anti HOAX yang gencar dikampanyekan oleh Polres Sidrap tetap berjalan, kalau perlu pak sampai hinga ke pelosok ” pinta Patahuddin

Seperti diketahui bahwa Kepolisian Resor Sidrap bersama jajarannya akhir – akhir ini gencar mengkampanyekan bahaya HOAX dan ujaran kebencian.

Tak hanya lewat spanduk di jalan, polisi juga gencar mensosialisasikan giatnya tersebut diberbagai kesempatan, baik disaat upacara, kunjungan ke sekolah-sekolah hingga door to door ke tempat tinggal warga.

“Kami juga manfaatkan berbagai media sosial sebagai sarana untuk mengkampanyekan bahaya HOAX, semoga langkah yang kami lakukan ini bisa bermanfaat guna memberi rasa aman dan nyaman terhadap warga Sidrap khususnya menjelang pilkada tahun 2018 ini ” kata Kapolres

Pria 3 orang anak ini juga menghimbau kepada seluruh warganya untuk tidak melakukan fitnah, ujaran kebencian maupun menyebarkan berita – berita bohong di sosial media.

“Pandangan di dalam berpolitik boleh berbeda, namun persaudaraan dan silaturrahim harus tetap terjalin, hindari sikap arogan apalagi saling gontok gontok-gontokan ” tegasnya

Kapolres juga berjanji akan menindak tegas pelaku penyebar fitnah maupun berita HOAX di medsos.

“UU ITE telah mengatur dan tidak main – main bisa dipenjara maksimal 6 tahun lho ” tutup Kapolres