PSI Siapkan Posisi Terhormat untuk RMS

oleh

Beritasidrap.com – Ketua DPP PSI Bestari Barus menyatakan partainya siap memberikan sambutan istimewa apabila Rusdi Masse Mappasessu memutuskan bergabung.

Bestari menyebut PSI akan menempatkan Rusdi Masse pada posisi terhormat yang sepadan dengan kapasitas dan pengaruh politiknya.

Ia meyakini langkah Rusdi Masse tidak akan berdiri sendiri karena basis pendukungnya di Sulawesi Selatan berpotensi ikut merapat.

Peluang tersebut dinilai semakin terbuka setelah Rusdi Masse terlihat bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam prosesi adat Rambu Solo di Tana Toraja.

Menurut Bestari, kebersamaan itu menjadi sinyal kuat adanya komunikasi politik yang intens di antara kedua pihak.

Ia juga menegaskan bahwa PSI memandang Rusdi Masse sebagai figur strategis dengan jejaring besar di kawasan timur Indonesia.

Bestari menilai kehadiran Rusdi Masse dapat memperkuat struktur PSI secara signifikan, khususnya di Sulawesi Selatan.

Pengumuman Resmi Menyusul

Bestari mengatakan pengumuman resmi bergabungnya Rusdi Masse perlu dilakukan pada momen yang tepat dan bernilai simbolis bagi PSI.

Salah satu agenda yang dinilai ideal adalah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional PSI yang dijadwalkan berlangsung akhir Januari di Makassar.

Ia menyebut Rakernas merupakan panggung besar yang mencerminkan arah dan konsolidasi kekuatan partai.

Dalam pandangan Bestari, kehadiran Rusdi Masse pada momen tersebut akan membawa pesan politik yang kuat ke publik.

Bestari juga mengaitkan potensi bergabungnya Rusdi Masse dengan rencana PSI memperluas basis kekuatan daerah.

Ia menyebut Sulawesi Selatan berpeluang menjadi kandang gajah kedua setelah Jawa Tengah yang sebelumnya dideklarasikan oleh Kaesang.

“Kami akan umumkan resmi di Rakernas,” bebernya.

Simbol gajah yang menjadi identitas PSI disebut akan semakin mengakar jika tokoh besar seperti Rusdi Masse resmi bergabung.

Sementara itu, Sekretaris DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif membenarkan surat pengunduran diri Rusdi Masse telah diterima Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

Syaharuddin mengungkapkan dirinya telah dipanggil ke Jakarta untuk membahas pengunduran diri tersebut.

Namun hingga kini, belum ada pernyataan terbuka mengenai sikap Surya Paloh terhadap keputusan Rusdi Masse meninggalkan NasDem.