Viral di Medsos, Perjalanan Hidup Norida Akmal Ayob

oleh

BeritaSidrap.com – Linimasa media sosial diramaikan kisah perempuan asal Malaysia, Norida Akmal Ayob, yang memilih pulang ke negaranya usai mengakhiri pernikahan selama 18 tahun.

Keputusan itu diambil Norida setelah rumah tangganya dengan pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, berujung perceraian.

Kisah Norida mencuat ke publik setelah diunggah akun Instagram Instagram @undercover.id pada Selasa, 17 Februari 2026.

Dalam unggahan tersebut disebutkan Norida harus berjuang seorang diri membesarkan dua anak di tengah keterbatasan ekonomi.

Selama bertahun-tahun, Norida dikabarkan bekerja sebagai penyapu jalan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Tekanan finansial membuat anak-anaknya tidak dapat melanjutkan pendidikan formal.

Dua Dekade Terpisah Keluarga

Kisah kesulitan hidup Norida akhirnya diketahui otoritas Malaysia setelah adanya laporan dari pihak keluarga.

Kepulangan Norida dan anak-anaknya terwujud melalui kerja sama pemerintah Malaysia dan Indonesia.

Proses tersebut melibatkan Kementerian Luar Negeri Malaysia, Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, serta otoritas imigrasi kedua negara.

Kantor berita resmi pemerintah Malaysia, Bernama, melaporkan Norida akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga setelah hampir dua dekade terpisah.

Perjalanan Hidup Norida

Dalam laporannya, Bernama mengungkap Norida menikah pada 2007 dengan harapan menjalani kehidupan sederhana sebagai istri petani.

Rumah tangga tersebut tidak berjalan sesuai rencana hingga berakhir dengan perceraian pada 2025.

Usai berpisah, Norida kehilangan sumber penghasilan dan sempat bekerja serabutan, mulai dari mencuci pakaian hingga membantu di sebuah restoran.

Salah satu warga setempat bahkan memberinya pekerjaan membuat kue serta mengizinkannya tinggal di rumah kosong milik keluarga tanpa biaya.

Meski telah kembali ke Malaysia, Norida mengaku masih merindukan putra bungsunya yang kini berada di Lombok.

Norida menyebut anaknya ingin menyusul ke Malaysia namun terkendala biaya, meski upaya pemulangan masih terus diupayakan. ***