Crash di Austin, Veda Pratama Akui Hilang Kendali dan Terlalu Agresif

oleh

Beritasidrap.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, gagal menyelesaikan balapan pada ajang Red Bull Grand Prix of The Americas.

Veda yang menggunakan nomor 9 harus mengakhiri lomba lebih awal dengan status did not finish atau DNF.

Balapan berlangsung ketat sejak awal dengan persaingan agresif di dalam grup pembalap.

Veda mengaku kesulitan mengendalikan situasi pada fase awal karena intensitas duel yang tinggi.

Veda Ega Pratama Kehilangan Kendali Saat Kejar Grup Depan

Seiring berjalannya balapan, Veda mulai menemukan ritme dan mampu memperbaiki posisinya di lintasan.

Ia berhasil menyalip beberapa pembalap dan mulai mendekati rombongan terdepan.

“Saya mulai menemukan ritme dan bisa mengejar grup depan, saat itu saya merasa sangat percaya diri untuk tetap bersaing,” ujar Veda.

Performa tersebut sempat membuka peluang bagi Veda untuk meraih hasil maksimal di balapan ini.

Namun kesalahan yang terjadi membuatnya kehilangan kendali saat berada dalam posisi miring di tikungan.

“Saya melebar sedikit lalu membuka gas terlalu agresif saat masih miring hingga akhirnya kehilangan kendali motor,” katanya.

Insiden tersebut membuatnya tidak dapat melanjutkan balapan hingga garis finis.

Veda mengakui kekecewaan atas hasil yang diraih meski memiliki peluang besar sebelumnya.

Ia menilai pengalaman ini menjadi pelajaran penting dalam proses pengembangan diri sebagai pembalap.

Veda menegaskan akan memanfaatkan pelajaran tersebut untuk tampil lebih baik pada seri berikutnya di Jerez. ***